Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tips cara makan durian yang aman
Senin, 11 Agustus 2014
![]() |
| Buah durian |
Jika anda adalah seorang penggemar berat durian, maka tips cara makan durian yang aman ini dapat menjadi referensi anda ketika anda menyantap buah yang berduri ini. Mengkonsumsi durian memang kerap dihubung-hubungkan dengan penyakit darah tinggi dan lambung.
Meskipun begitu, tak jarang orang yang tak memperdulikan resiko kesehatan asal bisa menyantap durian saat menginginkannya. Namun ada satu hal yang biasanya tidak diinginkan dari menyantap durian, yaitu "mabuk durian" dimana bisa membuat kepala anda terasa pusing dan perut terasa panas.
Sebenarnya ada cara memakan durian yang aman sehingga anda tidak perlu terlalu khawatir pada saat mengkonsumsi durian. Inilah tips cara makan durian yang aman:
1. Jangan kalap pada saat makan durian. Makan dengan santai dan perlahan-perlahan agar perut anda tidak kaget dan bisa menyebabkan lambung menjadi perih saat durian masuk ke dalam lambung dengan tiba-tiba dan dalam jumlah yang banyak.
2. Manfaatkan cekungan (rongga) kulit durian yang buahnya telah anda makan. Kemudian isi rongga tersebu t dengan air. Diamkan air itu beberapa saat, kemudian segerakan diminum. Air ini tidak hanya berfungsi untuk menghilangkan bau durian saja tapi juga bisa menetralisir kandungan asam pada durian.
3. Konsumsilah Manggis. Anda bisa mengkonsumsi manggis sehabis makan durian karena secara ilmiah vitamin yang terkandung pada manggis bisa menjadi penetralisir atau semacam zat penawar dari efek setelah mengkonsumsi buah durian.
Semoga tips ini bisa bermanfaat.
dari id.yahoo.com dan ditulis kembali oleh spektrumdunia.blogspot.com
Tips Sukses Jualan dari CEO yang Tak Suka Dagang
Rabu, 27 November 2013
Tips Sukses Jualan dari CEO yang Tak Suka Dagang - Siapa bilang menjadi Chief Executive Officer (CEO) berarti juga berbakat dalam menawarkan produk? Ternyata tak semua CEO mampu menjual produk dengan baik pada para konsumen. Meski demikian, setiap CEO harus mampu mempengaruhi dan merayu konsumen.

Seperti dilansir dari Inc.com, Kamis (15/8/2013), pakar penjualan serta pemilik Hunt Big Sales Tom Searchy mengungkapkan setiap CEO juga berperan sebagai salesman dalam penjualan produknya. Dengan demikian, dia pun harus pandai menawarkan produk pada para konsumennya.
Searchy yang telah membantu banyak kliennya dalam urusan penjualan mengungkap beberapa tips menjual produk yang harus dipelajari para CEO. Berikut enam tips dari para CEO yang tak suka menawarkan produknya secara langsung:
1. Buat hasil yang berbeda
Sampaikan pada target penjualan Anda jika dirinya membeli produk yang Anda tawarkan. Jelaskan alasan yang tepat kenapa dirinya akan memperoleh hasil yang berbeda lewat produk Anda. Dari 90% kasus penjualan, pilihan konsumen tidak tergantung pada Anda dan pesaing melainkan antara Anda dan masalah yang tengah dialaminya.
Seperti yang ditulis Searcy dalam bukunya, sukses menjual bukan soal menghasilkan uang. Namun berhasilnya penjualan tergantung dari bagaimana cara Anda membuat produk Anda memberikan hasil yang berbeda.
2. Jelaskan produk Anda secara sederhana
Saat menjelaskan produk Anda pada calon pembeli, sampaikan secara sederhana hingga anak kecil pun bisa memahami penjelasan Anda. Lebih keren lagi jika Anda bisa membuat calon pembeli penasaran dan meminta Anda menjelaskan lebih rinci lagi. Waktu penyampaian yang tidak terlalu lama juga bisa membuat para konsumen tertarik.
3. Buat produk Anda meyakinkan di mata konsumen
Saat menawarkan produk, Anda juga harus menyentuh perasaan para pembeli. Pastikan produk Anda merupakan barang yang tepat untuk dibeli. Membuat para konsumen yakin bisa ditunjukan lewat contoh lansung, atau para konsumen lain yan berhasil menggunakan produk Anda.
4. Buat produk Anda menarik
Anda harus membantu mengurangi risiko produk yang dijual di hadapan para konsumen. Selain itu, tunjukkan bahwa produk Anda mudah untuk diterapkan. Cara Anda menyampaikan juga akan menentukan ketertarikan konsumen terhadap produk Anda.
5. Pahami kondisi konsumen
Seberapa cepat Anda bisa mendemonstrasikan produk Anda dan segala kelebihannya? Nyatanya, setiap konsumen akan menilai suatu produk juga dari waktu, uang dan risikonya. Anda harus menghubungkan produk Anda dengan tolak ukur pribadi para calon pembeli untuk mempengaruhinya.
6. Tentukan target penjualan dan wujudkan
Tentukan tujuan dan tahapan yang jelas dalam mencapai target penjualan. Identifikasi terlebih dahulu hambatan yang akan dihadapi sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya. Pastikan Anda mengatasi seluruh hambatan tersebut
Tips Pertama Berkenalan Dengan Keluarga Pacar
Kamis, 21 November 2013
1. Berdandan rapi dan sopan, tergantung situasi kondisi -namun jangan terlalu berlebihan. Anda bia memilih pakain kemeja/batik lengan pendek bagi Anda kaum pria atau busana gaun bagi Anda kaum wanita.
2. Wangi itu perlu, jangan sampai bau badan dan mulut.
3. Persiapkan bahan obrolan yang nanti akan Anda bicarakan, sekaligus persiapkan pula kemungkinan pertanyaan yang kiranya akan mereka ajukan kepada Anda, misalnya “Kerja dimana sekarang nak?” atau “Menurut kamu pemilihan presiden kali ini dimenangkan siapa ya?”atau “Sering di kirim tugas ke luar katanya? Bapak dulu juga pernah ke Singapore. Menurut kamu gimana suasana disana?”. Bahan obrolan jangan SARA atau terlalu ‘infoteinment’.
4. Usahakan jangan terlalu ngaret.
5. Sanyum dan salaman, serta sapa semua. Tapi jangan sok kenal juga.
6. Jangan salah panggil. Mendingan tanya pacar Anda.
7. Buat rencana pertemua sebaik-baiknya, Anda menjemputnya atau mengantar dsb, bicarakan dulu dengan pacar Anda sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman, apalagi sampai membuat papanya marah.
Langganan:
Postingan (Atom)
