Tampilkan postingan dengan label porno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label porno. Tampilkan semua postingan
Majalah Porno Khusus Tunanetra
Jumat, 14 Maret 2014
Majalah porno khusus tunanetra telah diluncurkan, lengkap dengan tulisan braille dan gambar bertekstur membentuk anatomi tubuh pria dan wanita dengan pose sensual.

Dalam majalah itu terdapat 17 gambar bertekstur. Di antaranya, menampilkan gambar wanita tanpa busana berpose sedang disko, wanita dengan bentuk payudara sempurna dan robot cinta berperawakan pria
Majalah ini dirancang oleh Lisa Murphy, dan diberi nama Tactile Minds. Majalah yang didesain untuk dinikmati penderita tunanetra atau bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan ini bisa didapat dengan harga £150 (sekitar Rp 2 juta).
Murphy, wanita asal Canada ini mengungkapkan, ia menciptakan majalah ini untuk membidik segmen pembaca yang belum terjamah. "Saat ini, belum ada majalah khusus dewasa yang menampilkan gambar model tanpa busana dengan bentuk tactile (bisa diraba)," katanya.
"Kami mencoba mendobrak itu. Majalah Playboy sudah memiliki edisi dengan tulisan braille, tapi belum ada edisi yang menampilkan gambar," ujarnya menambahkan.
Ia juga mengaku bahwa ia membuat majalah ini setelah menyadari pembaca tunanetra dianggap diabaikan dalam budaya erotisme. Antara 1970 hingga 1985 Playboy mencetak edisi dalam bentuk tulisan braille, namun tanpa gambar menonjol.
Majalah ini dirancang oleh Lisa Murphy, dan diberi nama Tactile Minds. Majalah yang didesain untuk dinikmati penderita tunanetra atau bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan ini bisa didapat dengan harga £150 (sekitar Rp 2 juta).
Murphy, wanita asal Canada ini mengungkapkan, ia menciptakan majalah ini untuk membidik segmen pembaca yang belum terjamah. "Saat ini, belum ada majalah khusus dewasa yang menampilkan gambar model tanpa busana dengan bentuk tactile (bisa diraba)," katanya.
"Kami mencoba mendobrak itu. Majalah Playboy sudah memiliki edisi dengan tulisan braille, tapi belum ada edisi yang menampilkan gambar," ujarnya menambahkan.
Ia juga mengaku bahwa ia membuat majalah ini setelah menyadari pembaca tunanetra dianggap diabaikan dalam budaya erotisme. Antara 1970 hingga 1985 Playboy mencetak edisi dalam bentuk tulisan braille, namun tanpa gambar menonjol.
sumber
Ada Koleksi Boneka Porno di Museum Kesehatan Surabaya
Selasa, 04 Maret 2014
Boneka itu tampak aneh dan tak biasa. Dengan riasan wajah yang seronok dan sensual, boneka dengan rambut pirang yang dikepang itu memiliki mulut yang selalu terbuka dan menganga.
Tak hanya itu saja, pada bagian payudaranya juga terbuka. Tak pelak, siapapun yang melihat boneka itu pasti menganggapnya sebagai boneka yang porno atau mesum. Boneka porno itu merupakan salah satu koleksi Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH yang berada di Jalan Indrapura - Surabaya.
Sesuai dengan bentuk dan wujudnya, boneka yang terbuat dari karet dan plastik itu memang tak jauh dari kesan porno karena digunakan sebagai sarana penyaluran nafsu syahwat pria yang sendirian.

Entah sendiri karena masih single, diitinggal istri atau pasangan atau karena alasan lainnya.
Boneka itu sendiri sebenarnya memiliki ukuran dan bentuk seperti postur gadis remaja aslinya bila dalam keadaan ditiup dengan udara secara sempurna. Tetapi karena keterbatasan etalase kaca sebagai tempat memajangnya, boneka itu dikempeskan dan dilipat. Karena berhubungan dengan dunia sex itulah,boneka seperti itu juga lazim disebut dengan Boneka Sex ( Sex Toys ).

Tak hanya itu saja, pada etalase bagian atas juga terdapat pajangan aneka bentuk penis tiruan yang dibuat daribahan plastik, silikon dan ukuran. Penis tiruan itu biasanya digunakan untuk penyalur nafsu sex kaum wanita yang sedang sendirian dan kesepian.
Selain itu juga terdapat sebungkus plastik yang berisi beberapa helai rambut ekor kuda.Potongan rambut ekor kuda itu biasanya digunakan oleh sang pria untuk merangsang wanita kekasih atau pasangannya. Ada juga jeli perangsang dan sekaligus juga pelicin, ring untuk menunda ejakulasi dan sebagainya.Sementara pada etalase bagian bawah terdapat pajangan koleksi alat sex untukmemperbesar penis.
Keberadaan boneka porno dan alat sex itu di satu sisi memang memberi tambahan wacana dan informasi bagi pengunjung museum. Seiring dengan fungsi museum ini sebagai media informasi,penelitian dan pendidikan.
Tetapi di sisi lainnya, membuat risih bagi sebagian pengunjungnya mengingat museum ini dikunjungi oelh berragam usia.Karena itu, sejak beberapa waktu yang lalu, etalase yang berisi boneka porno dan alat sex itu pun diselubungi dengan kain. Untung melihatnya harus dengan mengangkat dan membuka selubung kain itu.
Sebuah sisi menarik dari Museum Kesehatan Dr. Adhyatma dengan berbagai koleksinya yang menarik. Museum ini juga dikenal dengan nama Museum Santet.




Click : Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil
Entah sendiri karena masih single, diitinggal istri atau pasangan atau karena alasan lainnya.


Tak hanya itu saja, pada etalase bagian atas juga terdapat pajangan aneka bentuk penis tiruan yang dibuat daribahan plastik, silikon dan ukuran. Penis tiruan itu biasanya digunakan untuk penyalur nafsu sex kaum wanita yang sedang sendirian dan kesepian.




====================
Baca juga dan Klik artikel menarik berikut ini :
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter
Menambang Uang Melalui Facebook dan Twitter
Peluang Mendapatkan Dollar Via Internet
Museum Santet Di Surabaya
Tips Memasang Iklan Di Blog
Share Status di Fb/Twitter Dapat Komisi
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca
di Link berikut ini :
www.blogger.comblogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)